Pasamanbarat.com – Empat kabupaten baru pemekaran wilayah di Sumatra Barat masih tergolong daerah tertinggal.

“Dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, delapan kabupaten di antaranya masih tergolong daerah tertinggal termasuk empat kabupaten pemekaran,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di Padang, Jumat (28/9).

Empat kabupaten baru di Sumbar yakni, Kepulauan Mentawai hasil pemekaran dari Kabupaten Padang Pariaman, Solok Selatan hasil pemekaran Kabupaten Solok, Dharmasraya hasil pemekaran dari Kabupaten Sijunjung dan Pasaman Barat dari Kabupaten Pasaman.

Ia menjelaskan, untuk mendukung program-program di daerah tertinggal tersebut telah dialokasikan dana perimbangan dari pemerintah pusat sebagai upaya percepatan pembangunan.

Untuk Sumbar, dana perimbangan yang diterima pada 2011 mencapai 897,6 miliar meningkat dari yang diterima pada 2012 yakni Rp785,5 miliar, tambahnya.

Menurut dia, Kementerian Negara Pembangunan Daerah Teringgal RI terus berupaya mengurangi daerah tertinggal agar sama dengan daerah lainnya agar sama daerah lainnya dengan mengkoordinasikan dan menfasilitasi kementerian atau lembaga lainnya.

Koordinasi itu agar kementerian atau lembaga negara lainnya juga mengarahkan program-program pembangunan pada daerah-daerah tertinggal yang ada di Indonesia, termasuk Sumbar.

Program tersebut antara lain, peningkatan infrastruktur pedesaan, pengembangan ekonomi lokal, peningkatan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau dan peningkatan pelayanan pendidikan di daerah tertinggal.

Program lainnya adalah peningkatan aksebilitas daerah tertinggal dengan pusat pertumbuhan dan peningkatan sarana prasarana energi listrik, telekomunikasi, irigasi, perhubungan, serta air bersih.(Ant/RZY)

 

 

Sumber: metrotvnews.com