Pasamanbarat.com : Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Helmy Faizhal Zaini menyerahkan bantuan 29 hand tracktor kepada 29 kelompok tani yang ada di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat.

“Pasaman Barat merupakan daerah pertanian dan perkebunan yang butuh perhatian pemerintah pusat. Kami akan terus berupaya memperhatikan daerah-daerah yang menjadi sentra ekonomi,” katanya saat kunjungan ke Jorong Wonosari Kecamatan Kinali, Selasa (2/10).

Dia mengatakan, Pasaman Barat dengan semua potensi yang melimpah hanya butuh polesan pembangunan infrastruktur serta dukungan pemerintah dalam upaya menggiatkan masyarakat. Hal itu bertujuan agar semua potensi itu dapat tergarap dengan baik dalam upaya meningkatkan ekonomi warga.

“Jika Pasaman Barat bisa mengembangkan kakao dan kopi selain jagung dan kelapa sawit maka daerah ini akan makin berkembang. Sebab, kebutuhan kakao dan kopi di tingkat dunia cukup tinggi,” katanya.

Sekretaris Kabupaten Pasaman Barat, Yulrizal Baharin mengatakan, dari 365.129 jiwa penduduk Pasaman Barat terdapat 3.712 jiwa keluarga sasaran dalam rangka percepatan pembangunan daerah tertinggal.

Dia mengatakan, untuk penanggulangannya beberapa langkah sudah dilakukan diantaranya, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Jorong Tombang, Kecamatan Talamau. Pembangunan jaringan air bersih di Kecamatan Pasaman dan pembangunan warung informasi masyarakat (WIM) di Talamau.

Selain itu juga diberikan bantuan sosial untuk penguatan kelompok ekonomi pesantren di Talamau, bantuan penguatan kelembagaan budaya tradisional di Talamau dan pengadaan sarana transportasi darat dan air di Tombang Kecamatan Talamau.

Dia menjelaskan, pada tahun 2013 mendatang pihaknya telah merencanakan kegiatan dalam rangka percepatan pembangunan daerah tertinggal. Diantaranya pembangunan jalan dan jembatan antarjorong, pembangunan dermaga, peningkatan transportasi darat dan air, pembangunan embung padi, dan pembangunan pusat kesehatan.

“Kami menyadari langkah yang kami lakukan belum akan cukup mengentaskan ketertinggalan. Untuk itu kami butuh bantuan dari berbagai pihak terutama dari pemerintah provinsi dan Kementerian PDT,”katanya.

Atas bantuan yang diberikan oleh kementrian PDT pihaknya mengucapkan terima kasih dan berharap akan ada lagi bantuan lainnya yang akan datang. Hal itu dalam rangka peningkatan pembangunan ekonomi warga. (Ant/OL-2)

 

 

 

Sumber: mediaindonesia.com